Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah suatu sistem akuntansi yang menggambarkan seluruh penerimaan yang diharapkan dan pengeluaran yang diperkirakan oleh pemerintah selama satu tahun.

Ada tiga fungsi APBN yaitu Fungsi Alokasi, funsi distribusi, dan fungsi stabilisasi.

 

Fungsi alokasi, Untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat berupa public goods cukup terpenuhi.

 

Fungsi distribusi, yakni terelenggaranya pembagian pendapatan nasional yang adil.

 

Fungsi stabilisasi, yakni terpeliharanya tingkat kesempatan yang tinggi, tingkat harga yang relatif stabil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang memadai.

 

Komponen APBN, berisi:

1. Penerimaan. Berada pada sisi kiri neraca APBN, diasumsikan hanya berasal dari pajak.

2. Pengeluaran. Berada pada sisi kanan neraca, terdiri dari pengeluaran untuk konsumsi pemerintah (goverment expenditure), dan pengeluaran pemerintah berupa transfer (goverment transfer) Pengeluaran transfer pemerintah merupakan pengeluaran tanpa balas jasa langsung. Pengeluaran transfer dapat berbentuk subsidi atau hibah.

 

Pajak

Pajak atau tax dimaksudkan sebagai uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah, tetapi pemerintah tidak memberikan balas jasa langsung.

Termasuk didalamnya: pajak pendapatan, pajak kekayaan, pajak warisan, pajak penjualan, dsb.

 

Pengeluaran konsumsi pemerintah

goverment expenditure atau goverment purchase, meliputi seluruh pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya.

Misal pengeluaran untuk gaji PNS, pemerintah langsung dapat balas jasa berupa prestasi kerja PNS bersangkutan. Masyarakat luas juga mendapat layanan (balas jasa) atas kerja para PNS.

 

Transfer Pemerintah.

Goverment transfer atau  Pengeluaran transfer pemerintah merupakan pengeluaran tanpa balas jasa langsung.

Misal:

Bantuan bencana alam

Pemberian uang pensiun

Beasiswa kepada para mahasiswa

Bantuan kepada masyarakat miskin

 

Terjadi APBN surplus apabila sisi penerimaan lebih besar dari sisi pengeluaran, sedangkan APBN defisit terjadi apabila sisi penerimaan lebih kecil dari sisi pengeluaran.

 

 

Dalam Perekonomian tiga sektor dapat ditulis sbb:

Y = C + I + G

Komponen C, I, dan G merupakan pengeluaran yang akan membentuk pengeluaran agregat yaitu :

 

Variabel   I dan G  disebut injeksi yang menyebabkan perbesaran arus pendapatan

Sebaliknya  pajak (T = tax) atau kalau ada saving (S) disebut kebocoran yang menyebabkan menciutnya arus perputaran pendapatan nasional.

Sehingga Keseimbangan makro tiga sektor akan tercapai apabila  injeksi = kebocoran atau

I + G = S + T.

Apabila ada goncangan ekonomi yang mengakibatkan berubahnya keseimbangan tersebut , maka akan ada penyesuaian. Misal ada goncangan ke bawah (terjadi pengangguran, inflasi, stagnasi produksi dan sebagainya ) maka akan ada usaha penyesuaian misal  pengurangan G atau Tr.

Salah satu cara yang dapat dilakukan pemerintah dalam mengintervensi jalannya mekanisme pasar adalah melalui kebijakan fiskal. Kebijaksanaan Fiskal adalah usaha pemerintah untuk memanipulasi pengeluaran dan penerimaan dalam APBN.

 

Contoh perhitungan, kembali pada inisiasi 3.

 

Keseimbangan pendapatan nasional

Keseimbangan pendapatan nasional terjadi apabila

Y = C + I,

artinya :

besarnya Pendapatan nasional (Y) = penawaran agregat oleh individu (C) dan oleh perusahaan (I)

 

besarnya C= a + bY

I = Io ; investasi otonom

 

Jadi

Y = C + I

C = a + bY

I = Io

 

Misal:

Y = C + I     syarat keseimbangan

C = 40 + 0,5Y

I=Io = 110

 

Maka, pendapatan nasional keseimbangan (Ye), adalah:

Ye = Y

Ye = 40 + 0,5Ye + 110

Ye – 0,5Ye = 150

Ye = 150/0,5

Ye = 300 (besarnya Ye setelah adanya investasi sebesar 110)

 

Sedangkan konsumsi keseimbangan besarnya adalah:

C = 40 + 0,5 (300)

Ce = 190

 

Sedangkan sebelum adanya investasi besarnya Y adalah

Y = C; dimana C = 40 + 0,5 Y

Maka

Y = 40 + 0,5 Y

Y – 0,5Y = 40

Y = 40/0,5

Y = 80 (besarnya Y sebelum adanya investasi)

 

Dalam ekonomi tiga sektor, maka pengaruh G (pengeluaran pemerintah) mulai diperhitungkan.

 

Y = C + I + G

Ingat ada dua pendekatan yang bisa digunakan:

1. Pendekatan pengeluaran agregat = penawaran agregat

2. pendekatan injeksi = kebocoran

 

Pendekatan 1 (Pendekatan pengeluaran agregat = penawaran agregat)

contoh:

C = 40 + 0,5 Y

I=Io = 110

Go = 120

Berapa besarnya pendapatan nasional keseimbangan setelah adanya Go sebesar 120?

 

Y = C + I + G

Y = 40 + 0,5Y + 110 + 120

Y   = 0,5 Y + 270

Y – 0,5Y = 270

0,5 Y = 270

YE = 540 ( pendapatan Nasional keseimbangan setelah ada G)

 

Sedangkan konsumsi keseimbangan setelah ada G, dihitung:

 

Ce = 40 + 0,5 Ye

40 + 0,5 (540)

Ce = 310 ( konsumsi keseimbangan setelah ada G)

 

Pendekatan 2 (pendekatan injeksi = kebocoran

Yang disebut injeksi adalah I + G,

Yang disebut kebocoran adalah S + T

Io = 110

Go = 120

To = 0 (diasumsikan belum ada pajak)

I + G = S + T

110 + 120 = S + 0

Se = 230 satuan uang (saving dalam keadaan keseimbangan)

 

Cara menghitung Se juga bisa menggunakan rumus S, yang merupakan turunan dari fungsi konsumsi.

S = -a + (1 – b) Y, dimana => S = -a + MPS. Y

a = konsumsi otonom

b = MPC,    sehingga ( 1 – b) = MPS

 

maka

S = -40 + (1- 0,5) 540

Se   = 230 satuan uang

 

 

Kesimpulan 1:

Besarnya pendapatan nasional keseimbangan ketika hanya ada C (belum ada I dan G) sebesar,  Y = 80 satuan uang

 

Setelah ada investasi sebesar I = 110. Maka Ye naik menjadi

Ye = 300 satuan uang

 

Setelah ada pengeluaran pemerintah sebesar G = 120, maka Ye naik menjadi:

YE = 540 satuan uang

 

Demikian pula dengan adanya G maka konsumsi keseimbangan juga naik dari 190 menjadi 310 (satuan uang)

 

 

Apabila ada pajak (T), maka akan terjadi kebocoran pendapatan nasional, yang artinya pendapatan nasional keseimbangan akan turun.

Perhatikan:

 

Misal ada pajak To = 80

 

Gunakan Pendekatan 1 (Pendekatan pengeluaran agregat = penawaran agregat)

Y = C + I + G

C = 40 + 0,5 Yd (   Yd atau Ypsp adalah pendapatan siap pakai, yakni pendapatan yang telah dikurangi oleh pajak)

To = 80

Io = 110

Go = 120

 

Dari persamaan Y = C + I + G

Maka

Y =40 + 0,5 (Y-80) + 110 + 120

Y = 0,5 Y + 230

0,5 Y = 230

 

Ye = 460 satuan uang (pendapatan nasional equilibrium setelah kena pajak.  Ternyata turun dari semula 540  menjadi 460)

 

Berapa besarnya konsumsi keseimbangan setelah terkena pajak (To = 80)?

Ce = 40 + 0,5 Yd

Ce = 40 + 0,5 (Y – 80)

Ce = 40 + 0,5(460 – 80)

 

Ce = 230 satuan uang (konsusmi keseimbangan setelah terkena pajak sebesar To = 80, ternyata turun dari semula 310 menjadi 230)

 

 

Apabila digunakan Pendekatan 2 (pendekatan injeksi = kebocoran)

To = 80

Io = 110

Go = 120

S = -a + (1-b) Yd

S= -40 + (1 – 0,5) Yd   => S = -40 + 0,5Yd

Ingat

I + G = S + T

110 + 120 = -40 + 0,5Yd + 80

230 = -40 + 0,5 (Y-80) + 80

230 = 0,5Y + 0

Y = 230/0,5

Ye= 460 satuan uang ( besarnya sama dengan Ye pendekatan pengeluaran agregat = penawaran agregat ), cek kembali ke atas

 

Sedangkan besarnya saving keseimbangan adalah:

Se =  -40 + 0,5Yd

= -40 + 0,5 (460 – 80)

Se   = 150 satuan uang (dengan adanya pajak To = 80 maka saving juga turun dari sebesar  230  menjadi 150)

 

 

Sepuluh Prinsip Ekonomi

PRINSIP PENGAMBILAN KEPUTUSAN INDIVIDU

1.  ORANG MENGHADAPI TRADE OFF

Ketika setiap orang dihadapkan pada pertukaran (trade off), maka dalam membuat keputusan harus merelakan sesuatu untuk suatu tujuan.

contoh: seorang yang lebih memilih membelikan semua uangnya untuk membeli baju, maka dia harus merelakan kesempatan untuk membeli makanan untuk kebutuhan akan gizinya. NAMUN seseorang tidak boleh mengabaikan kebutuhan akan gizinya demi sebuah penampilan (baju).

Dengan demikian : Trade off yang harus dihadapi sangatlah penting karena semua orang akan dapat mengambil keputusan terbaik jika semua pilihan yang ada dimengerti dengan baik.

2. BIAYA ADALAH APA YANG ANDA KORBANKAN UNTUK MENDAPATKAN SESUATU

Karena semua orang mengahadapi trade off, maka untuk mengambil keputusan kita harus membandingkan biaya dan manfaat dari setiap tindakan yang akan dilakukan.

3. ORANG RASIONAL BERPIKIR PADA BATAS-BATAS

Keputusan dalam hidup jarang ada yang benar-benar hitam ataupun putih, tetapi biasanya berada di daerah abu-abu.

Contoh: Pada saat makan malam kita tidak harus memutuskan untuk berpuasa atau makan serakus babi, namun kita harus memilih apakah kita perlu menambah sesendok nasi atau tidak.

Seperti pada contoh, individu dan perusahaan dapat mengambil keputusan-keputusan yang lebih baik, dengan cara berpikir pada batas-batas. Seorang pengambil keputusan yang rasional akan bertindak, jika dan hanya jika, keuntungan dari tindakan tersebut melebihi biaya marginalnya.

4. ORANG TANGGAP TERHADAP INSENTIF

Karena manusia mengambil keputusan dengan cara membandingkan keuntungan dan biaya, kebiasaan mereka akan berubah jika ada perubahan pada keuntungan atau biayanya.

Contoh: Ketika harga daging sapi naik, orang lebih cenderung membeli daging ayam karena harganya lebih murah. Pada saat bersamaan pengusaha daging sapi akan menjual lebih banyak daging sapi karena dapat keuntungan yang lebih tinggi.

Pembuat kebijakan publik tidak boleh melupakan pentingnya insentif, karena banyak kebijakan yang bisa mengubah biaya atau keuntungan bagi orang-orang, sehingga merubah perilaku mereka. CONTOH: Ketika harga bahan bakar naik,  akan mendorong masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum atau mengganti mobil mereka dengan mobil listrik.

Ketika para pembuat kebijakan gagal mempertimbangkan bahwa kebijakan-kebijakan mereka akan berdampak pada perilaku masyarakat terhadap insentif, hasilnya bisa tidak sesuai keinginan. CONTOH: Kebijakan publik yang mengatur keamanan berkendara yang mengharuskan sabuk pengaman disetiap mobil. Namun, suatu penelitian di tahun 1975, ekonom Sam Paltazam menunjukan bahwa aturan tersebut: 1. Mengurangi jumlah kematian per kecelakaan, NAMUN 2. Meningkatkan angka kecelakaan lalu lintas

Nettonya: Sedikit perubahan pada angka kematian pengemudi, Peningkatan pada angka pejalan kaki.

INTINYA Ketika menganalisis kebijakan apapun harus mempertimbangkan tidak hanya pengaruh-pengaruh langsungnya, tetapi juga pengaruh-pengaruh tidak langsung yang timbul akibat adanya insentif, perilaku masyarakat akan ikut berubah.

PRINSIP BAGAIMANA MASYARAKAT DAPAT SALING BERINTERAKSI

5. PERDAGANGAN MENGUNTUNGKAN SEMUA PIHAK

Mudah sekali kita berkesimpulan keliru ketika  menganalisis kompetisi antar negara, perdagangan bukanlah seperti pertandingan olahraga dimana satu pihak menang dan pihak lainnya kalah. Justru sebaliknya, perdagangan antar dua negara akan menguntungkan keduanya. Karena tidak akan lebih diuntungkan jika mengisolasikan diri dari yang lain. Perdagangan membuat semua orang berspesialisasi dalam keahlian mereka, seperti menjahit, memasak atau beternak. begitupun perdagangan antar negara.

6. PASAR ADALAH TEMPAT YANG BAIK UNTUK MENGORGANISASIKAN KEGIATAN EKONOMI

Dalam sebuah perekonomian pasar (market economy), keputusan-keputusan dari suatu perencana terpusat digantikan oleh keputusan-keputusan dari jutaan perusahaan dan rumah tangga. Bgaimanapun juga, dalam perekonomian pasar tidak ada satu pihakpun yang mengaharapkan tercapainya kemakmuran masyarakat seutuhnya. Kendati demikian, walaupun pengambilan keputusan terjadi secara sendiri-sendiri pleh pihak-pihak yang mementingkan diri sendiri, perekonomian pasar telah terbukti sukses dalam mengorganisasikan kegiatan ekonomi yang berhasil meningkatkan kemakmuran bersama.

Ada yang harus diperhatikan dari kemampuan tangan tak tampak dalam memandu kegiatan ekonomi: Ketika pemerintah mencegah harga-harga menyesuaikan diri secara alamiah terhadap permintaan dan penawaran, kemampuan tangan tak tampak untuk mengkoordinasikan jutaan rumah tangga dan perusahaan yang menyusun perekonomian menjadi lumpuh. Hal ini menjelaskan mengapa pajak berdampak buruk pada alokasi sumber-sumber daya. Pajak merusak harga dan merusak keputusan-keputusan perusahaan dan rumah tangga. Hal ini juga menjelaskan dampak buruk berbagai akibat kebijakan yang langsung mengontrol harga.

7. PEMERINTAH TERKADANG MAMPU MENINGKATKAN HASIL-HASIL DARI PASAR

Meskipun pasar adalah tempat yang baik untuk mengorganisasikan kegiatan ekonomi, pasar tidaklah sempurna. Ada dua alasan umum bagi Pemerintah untuk melakukan intervensi di bidang ekonomi : Mendukung efisiensi dan pemerataan. Artinya, kebijakan-kebijakan pemerintah bertujuan untuk memperbesar kue ekonomi atau untuk mengubah cara pembagian kue itu. Tangan tak tampak perlu pemerintah untuk melindunginya.

PRINSIP BAGAIMANA PEREKONOMIAN SECARA KESELURUHAN BEKERJA

8. STANDAR HIDUP SUATU NEGARA BERGANTUNG PADA KEMAMPUANNYA MENGHASILKAN SUATU BARANG.

Standar hidup dapat diakitkan dengan perbedaan produktivitas negara-negara, yaitu besarnya jumlah barang dan jasa yang dihasilkan dari satu jam kerja seorang pekerja. Di negara-negara dimana pekerja dapat menghasilkan jumlah barang dan jasa yang banyak persatuan waktu, sebagian besar masyarakatnya menikmati standar hidup  yang tinggi. Begitupun sebaliknya. begitu juga, tingkat pertumbuhan produktivitas suatau negara menentukan  tingkat pendapatan rata-ratanya.

Hubungan produltivitas dan standar hidup punya dampak yang besar dan penting bagi kebijakan publik. Ketika dihadapkan pada pertanyaan bagaimana suatu kebijakan dapat mempengaruhi standar hidup, inti dari pertanyaan itu sebenarnya adalah bagaimana kebijakan tersebut mempengaruhi kemampuan kita untuk menghasilkan barang dan jasa. Untuk meningkatkan standar hidup, para pembuat kebijakan harus meningkatkan standar hidup, para pembuat kebijakan harus meningkatkan produktivitas dengan cara memastikan bahwa para pekerjanya terdidik baik, memiliki peralatan yang diperlukan untuk menghasilkan barang dan jasa, serta memiliki akses ke teknologi terbaik yang tersedia.

9. HARGA-HARGA MENINGKAT JIKA PEMERINTAH MENCETAK LEBIH BANYAK UANG TERLALU BANYAK.

Apa yang menyebabkan inflasi? Pada hampir tiap kasus tingkat inflasi yang terus menerus dan besar-besaran, penyebabnya biasanya adalah hal yang sama, yaitu pertumbuhan jumlah uang. Ketika pemerintah mencetak uang dalam jumlah yang besar, nilai uang itu sendiri akan turun.

10. MASYARAKAT MENGAHADAPI TRADE OFF JANGKA PENDEK

Para pembuat kebijakan dapat mengeksploitasi trade off jangka pendek antara inflasi dengan pengangguran melalui beragam instrumen kebijakan. DEngan mengubah jumlah anggaran pembelanjaan negara, jumlah nilai pajak bagi pemerintah, dan jumlah uang yang dicetak, para pembuat kebijakan dapat memengaruhi dampak kombinasi inflasi dengan pengangguran yang sedang dialami perekonomian suatu negara.  Karena instrumen-instrumen pembuat kebijakan moneter dan fiskal memiliki kekuatan potensial yang besar, maka bagaimana instrumen-instrumen pembuat kebijakan moneter dan fiskal memiliki kekuatan potensial yang besar, maka bagaimana instrumen-instrumen tersebut dapat digunakan oleh para pembuat kebijakan untuk mengendalikan perekonomian selalu menjadi topik yang mengundang perdebatan.

sumber:

principles of economics_pengantar ekonomi mikro: N. GREGORY MANKIW

Organisasi Bisnis

INISIASI 3

ORGANISASI BISNIS

 

Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat. Pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli, tetapi pada dasarnya tidak ada perbedaan yang prinsip, dan sebagai bahan perbandingan akan disampaikan beberapa pendapat sebagai berikut :

  1. Chester I. Barnard (1938) dalam bukunya “The Executive Functions” mengemukakan bahwa : “ Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih” (I define organization as a system of cooperatives of two more persons)
  2. James D. Mooney mengatakan bahwa : “Organization is the form of every human association for the attainment of common purpose” (Organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan bersama)
  3. Menurut Dimock, organisasi adalah : “Organization is the systematic bringing together of interdependent part to form a unified whole through which authority, coordination and control may be exercised to achive a given purpose” (organisasi adalah perpaduan secara sistematis daripada bagian-bagian yang saling ketergantungan/berkaitan untuk membentuk suatu kesatuan yang bulat melalui kewenangan, koordinasi dan pengawasan dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditentukan).

 

Dari beberapa pengertian organisasi di atas, dapat disimpulkan bahwa setiap organisasi harus memiliki tiga unsur dasar, yaitu :

  1. Orang-orang (sekumpulan orang)
  2. Kerjasama
  3. Tujuan yang ingin dicapai

 

Dengan demikian organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama antara orang-orang dalam rangka mencapai tujuan bersama, dengan mendayagunakan sumber daya yang dimiliki.

 

Ciri-Ciri Organisasi

Seperti telah diuraikan di atas bahwa organisasi memiliki tiga unsur dasar, dan secara lebih rinci organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Adanya suatu kelompok orang yang dapat dikenal dan saling mengenal,
  2. Adanya kegiatan yang berbeda-beda, tetapi satu sama lain saling berkaitan (interdependent part) yang merupakan kesatuan kegiatan,
  3. Tiap-tiap orang memberikan sumbangan atau kontribusinya berupa; pemikiran, tenaga, dan lain-lain,
  4. Adanya kewenangan, koordinasi dan pengawasan,
  5. Adanya tujuan yang ingin dicapai.

Prinsip-Prinsip Organisasi

Prinsip-prinsip organisasi banyak dikemukan oleh para ahli, salah satunya A.M. Williams yang mengemukakan pendapatnya cukup lengkap dalam bukunya “Organization of Canadian Government Administration” (1965), bahwa prinsip-prinsip organisasi meliputi :

1)      prinsip bahwa organisasi harus mempunyai tujuan yang jelas

2)      prinsip skala hirarkhi

3)      prinsip kesatuan perintah

4)      prinsip pendelegasian wewenang

5)      prinsip pertanggungjawaban

6)      prinsip pembagian pekerjaan

7)      prinsip rentang pengendalian

8)      prinsip fungsional

9)      prinsip pemisahan

10)  prinsip keseimbangan

11)  prinsip fleksibilitas

12)  prinsip kepemimpinan

1) Organisasi Harus Mempunyai Tujuan yang Jelas

Organisasi dibentuk atas dasar adanya tujuan yang ingin dicapai, dengan demikian tidak mungkin suatu organisasi tanpa adanya tujuan.  Misalnya, organisasi pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas sebagai suatu organisasi, mempunyai tujuan yang ingin dicapai  antara lain, memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan lain lain.

2) Prinsip Skala Hirarkhi

Dalam suatu organisasi harus ada garis kewenangan yang jelas dari pimpinan, pembantu pimpinan sampai pelaksana, sehingga dapat mempertegas dalam pendelegasian wewenang dan pertanggungjawaban, dan akan menunjang efektivitas jalannya organisasi secara keseluruhan.

3) Prinsip Kesatuan Perintah

Dalam hal ini, seseorang hanya menerima perintah atau bertanggung jawab kepada seorang atasan saja.

4) Prinsip Pendelegasian Wewenang

Seorang pemimpin mempunyai kemampuan terbatas dalam menjalankan pekerjaannya, sehingga perlu dilakukan pendelegasian wewenang kepada bawahannya. Pejabat yang diberi wewenang harus dapat menjamin tercapainya hasil yang diharapkan.  Dalam pendelegasian, wewenang yang dilimpahkan meliputi kewenangan dalam pengambilan keputusan, melakukan hubungan dengan orang lain, dan  mengadakan tindakan tanpa minta persetujuan lebih dahulu kepada atasannya lagi.

5) Prinsip Pertanggungjawaban

Dalam menjalankan tugasnya setiap pegawai harus bertanggung jawab sepenuhnya kepada atasan.

 

 

6) Prinsip Pembagian Pekerjaan

Suatu organisasi, untuk mencapai tujuannya, melakukan berbagai aktivitas atau kegiatan. Agar kegiatan tersebut dapat berjalan optimal maka dilakukan pembagian tugas/pekerjaan yang didasarkan kepada kemampuan dan keahlian dari masing-masing pegawai. Adanya kejelasan dalam pembagian tugas, akan memperjelas dalam pendelegasian wewenang, pertanggungjawaban, serta menunjang efektivitas jalannya organisasi.

7) Prinsip Rentang Pengendalian

Artinya bahwa jumlah bawahan atau staf yang harus dikendalikan oleh seorang atasan perlu dibatasi secara rasional.  Rentang kendali ini sesuai dengan bentuk dan tipe organisasi, semakin besar suatu organisasi dengan jumlah pegawai yang cukup banyak, semakin kompleks rentang pengendaliannya.

8) Prinsip  Fungsional

Bahwa seorang pegawai dalam suatu organisasi secara fungsional harus jelas tugas dan wewenangnya, kegiatannya, hubungan kerja, serta tanggung jawab dari pekerjaannya.

9) Prinsip Pemisahan

Bahwa beban tugas pekerjaan seseorang tidak dapat dibebankan tanggung jawabnya kepada orang lain.

10) Prinsip Keseimbangan

Keseimbangan antara struktur organisasi yang efektif dengan tujuan organisasi. Dalam hal ini, penyusunan struktur organisasi harus sesuai dengan tujuan dari organisasi tersebut. Tujuan organisasi tersebut akan diwujudkan melalui aktivitas/ kegiatan yang akan dilakukan.  Organisasi yang aktivitasnya sederhana (tidak kompleks) contoh ‘koperasi di suatu desa terpencil’, struktur organisasinya akan berbeda dengan organisasi koperasi yang ada di kota besar seperti di Jakarta, Bandung, atau Surabaya.

11) Prinsip Fleksibilitas

Organisasi harus senantiasa melakukan pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan dinamika organisasi sendiri (internal factor) dan juga karena adanya pengaruh di luar organisasi (external factor), sehingga organisasi mampu menjalankan fungsi dalam mencapai tujuannya.

12) Prinsip Kepemimpinan.

Dalam organisasi apapun bentuknya diperlukan adanya kepemimpinan, atau dengan kata lain organisasi mampu menjalankan aktivitasnya karena adanya proses kepemimpinan yang digerakan oleh pemimpin organisasi tersebut.

 

Jenis-Jenis Organisasi

 

Pengelompokan jenis organisasi dapat dilakukan dengan menggunakan kriteria sebagai berikut :

  1. 1. Berdasarkan jumlah orang yang memegang pucuk pimpinan

(1) bentuk tunggal, yaitu pucuk pimpinan berada ditangan satu orang, semua kekuasaan dan tugas pekerjaan bersumber kepada satu orang. (2) bentuk komisi, pimpinan organisasi merupakan suatu dewan yang terdiri dari beberapa orang, semua kekuasaan dan tanggung jawab dipikul oleh dewan sebagai suatu kesatuan.

  1. 2. Berdasarkan lalu lintas kekuasaan

Bentuk organisasi ini meliputi; (1) organisasi lini atau bentuk lurus, kekuasaan mengalir dari pucuk pimpinan organisasi langsung lurus kepada para pejabat yang memimpin unit-unit dalam organisasi, (2) bentuk lini dan staff, dalam organisasi ini pucuk pimpinan dibantu oleh staf pimpinan ahli dengan tugas sebagai pembantu pucuk pimpinan dalam menjalankan roda organisasi, (3) bentuk fungsional, bentuk organisasi dalam kegiatannya dibagi dalam fungsi-fungsi yang dipimpin oleh seorang ahli dibidangnya, dengan hubungan kerja lebih bersifat horizontal.

  1. 3. Berdasarkan sifat hubungan personal, yaitu ;

(1) organisasi formal, adalah organisasi yang diatur secara resmi, seperti : organisasi pemerintahan, organisasi yang berbadan hukum  (2) organisasi  informal, adalah organisasi yang terbentuk karena hubungan bersifat pribadi, antara lain  kesamaan minat atau hobby, dll.

  1. 4. Berdasarkan tujuan

Organisasi ini dapat dibedakan, yaitu : (1) organisasi yang tujuannya mencari keuntungan atau ‘profit oriented’ dan (2) organisasi sosial atau ‘non profit oriented

  1. 5. Berdasarkan kehidupan dalam masyarakat, yaitu ;

(1) organisasi pendidikan, (2) organisasi kesehatan, (3) organisasi pertanian, dan lain lain.

  1. 6. Berdasarkan fungsi dan tujuan yang dilayani, yaitu :

(1) Organisasi produksi, misalnya organisasi produk makanan, (2) Organisasi berorientasi pada politik, misalnya partai politik (3) Organisasi yang bersifat integratif, misalnya serikat pekerja (4) Organisasi pemelihara, misalnya organisasi peduli lingkungan, dan lain lain.

  1. 7. Berdasarkan pihak yang memakai manfaat

Organisasi ini meliputi; (1) Mutual benefit organization, yaitu organisasi yang kemanfaatannya terutama dinikmati oleh anggotanya, seperti koperasi, (2) Service organization, yaitu organisasi yang kemanfaatannya dinikmati oleh pelanggan, misalnya bank, (3) Business Organization, organisasi yang bergerak dalam dunia usaha, seperti perusahaan-perusahaan, (4) Commonwealth organization, adalah organisasi yang kemanfaatannya terutama dinikmati oleh masyarakat umum, seperti  organisasi pelayanan kesehatan, contohnya  rumah sakit, Puskesmas, dll

 

 

Konsep & Fungsi

Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya mengurusi SDM adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department.

Menurut A.F. Stoner manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.

Departemen Sumber Daya Manusia Memiliki Peran, Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab sebagai berikut.

1. Melakukan persiapan dan seleksi tenaga kerja (Preparation and selection)

  1. Persiapan

Dalam proses persiapan dilakukan perencanaan kebutuhan akan sumber daya manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin timbul. Yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perkiraan (forecast) akan pekerjaan yang lowong, jumlahnya, waktu, dan lain sebagainya.
Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan lain sebagainya.

 

 

  1. Rekrutmen tenaga kerja (Recruitment)

Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat pegawai, karyawan, buruh, manajer, atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sdm oraganisasi atau perusahaan. Dalam tahapan ini diperluka analisis jabatan yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan  (job description) dan juga spesifikasi pekerjaan (job specification).

 

 

  1. Seleksi tenaga kerja (Selection)

Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu dilakukan setelah menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup (curriculum vittae) milik pelamar. Kemudian dari CV pelamar dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagal memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja/interview dan proses seleksi lainnya.

2.  Pengembangan dan evaluasi karyawan (Development and evaluation)

Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.

 

 

 

3. Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai (Compensation and protection)

Kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bentuk Organisasi

INISIASI II

BENTUK ORGANISASI

Bentuk-Bentuk Badan Usaha

Bentuk-bentuk badan usaha dapat dibedakan menjadi beberapa, antara lain:

 

  1. 1. Perusahaan Perseorangan

Adalah perusahaan yang dimiliki satu individu, kerap kali merupakan perusahaan keluarga, yaitu perusahaan yang menggunakan seluruh atau sebagian anggota keluarga untuk menjalankannya. Perusahaan perseorangan ada beberapa kelebihan dan kelemahannya, antara lain:

Kelebihan:

  1. Mudah didirikan
  2. Modal yang digunakan adalah tabungan
  3. Pengelolaan fleksibel dan bebas
  4. Kerahasiaan usaha terjamin

 

Kelemahan:

  1. Pertanggungjawaban tidak terbatas
  2. Modal terbatas
  3. Kualitas manajerial dan kualitas pekerjaan terbatas
  4. Kelangsungan operasi perusahaan terbatas

 

  1. 2. Perusahaan Perkongsian (CV, Firma, dan Partnership)

Mempunyai ciri utama yaitu ukuran perusahaan kecil dan relatif dapat dijalankan oleh para pemiliknya. Perusahaan perkongsian ada beberapa kelebihan dan kelemahannya, antara lain:

Kelebihan:

  1. Mudah didirikan, modal usaha relatif sedikit dan pengelolaan usaha relatif lebih fleksibel dan bebas
  2. Dibandingkan dengan perusahaan perseorangan, modal yang dikumpulkan lebih banyak
  3. Lebih banyak keahlian yang diperoleh
  4. Umur usaha lebih panjang

 

Kelemahan:

  1. Pertanggungjawaban tidak terbatas
  2. Modal terbatas
  3. Terjadinya perselisihan dan kesalahpahaman diantara anggotanya

 

  1. 3. Perusahaan Perseroan Terbatas

Perusahaan yang digolongkan pada Perseroan Terbatas adalah suatu unit kegiatan usaha yang didirikan sebagai suatu instansi badan hukum yang pendiriannya dilakukan melalui akta notaris, dimana suatu dokumen pada dasarnya mencantumkan tujuan pendirian, saham yang dikeluarkan, dan nama-nama pimpinan yang akan menjalankan usaha.

Kelebihan:

  1. Tanggung jawab terbatas
  2. Saham perusahaan mudah ditunaikan
  3. Lebih mudah memperoleh modal
  4. Pengelolaan yang lebih profesional

 

Kelemahan:

  1. Memerlukan modal, penjualan, jumlah pekerja, serta kapasitas produksi yang besar
  2. Pendiriannya lebih sulit
  3. Peraturan yang harus dipenuhi lebih banyak
  4. Sukar merahasiakan kegiatan perusahaan

 

KEWIRAUSAHAAN

Salah satu bentuk kegiatan bisnis kecil (small business) adalah kewirausahaan, yang juga menciptakan sebuah family business atau bisnis keluarga. Yang dimaksud dengan small bisnis adalah bisnis yang dimiliki dan dikelola secara lokal, memiliki jumlah karyawan yang sedikit (Stoner,1996). Menurut Boone dan Kurtz (2002) yang dimaksud dengan bisnis kecil adalah sebuah perusahaan yang dimiliki dan dikelola secara independen, tidak mendominasi dalam bidangnya, dan memenuhi ukuran standar tertentu atas laba dan jumlah karyawan. Bidang usaha yang paling banyak diminati antara lain; perdagangan khusus, grosir, makanan dan minuman, jasa bisnis, dan jasa kesehatan.

Jenis-Jenis Wirausaha

  1. 1. Founders (pendiri perusahaan)

Seorang Founders sering dianggap sebagai wirausaha murni, karena mereka secara nyata melakukan survei pasar, mencari dana, dan fasilitas yang diperlukan. Founders yaitu seorang investor yang memulai bisnis berdasarkan penemuan barang atau jasa baru atau yang sudah diimprovisasi. Atau dapat juga seseorang yang mengembangkan ide orang lain dalam memulai usahanya.

  1. 2. General Managers

Seseorang yang mengepalai operasional perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.

 

  1. 3. Franchisee

Seorang wirausaha yang kekuasaannya dibatasi oleh hubungan kontrak kerja dengan organisasi pemberi franchise atau franchisor. Tingkatan dalam sistem franchise terdiri atas tiga bentuk. Pertama produsen (franchisor) memberikan franchise kepada penjual. Sistem ini umumnya digunakan di dalam industri minuman dingin. Tipe kedua penjualnya adalah franchisor, contohnya pada supermarket. Tipe ketiga, franchisor sebagai pencipta atau produsen, sedangkan franchise adalah pendiri retail seperti restoran cepat saji.
Karakteristik Wirausaha

  1. 1. Faktor Psikologis

Wirausahawan bersifat kompleks. McClelland dalam Stoner (1996) menemukan bahwa orang yang mengejar karier seperti wirausahawan mempunyai kebutuhan untuk berprestasi. Orang seperti ini suka mengambil resiko, dan adanya resiko akan lebih mendorong mereka untuk berusaha lebih keras. Wirausahawan memerlukan rasa percaya diri, daya dorong, optimisme, dan semangat untuk meluncurkan dan mengoperasikan bisnis, tanpa kepastian mendapat gaji yang tetap. Mereka bersedia mengambil resiko keamanan untuk memperoleh keuntungan finansial.

 

 

 

  1. 2. Faktor-Faktor Sosiologi

Bagi wirausahawan minoritas seperti kaum wanita, mereka merasa mendapat diskriminasi dari kaum pria yang lebih banyak jumlahnya. Adanya kebutuhan untuk dihargai dan diterima oleh lingkungan, membuat mereka melakukan inovasi usaha yang tidak memerlukan modal besar, sehingga tidak bersaing secara langsung dengan kaum mayoritas.

Menjadi Wirausahawan

Seorang wirausahawan atau pengusaha biasanya identik dengan kreativitas, sehingga dengan kreativitas yang dimiliki ia dapat menciptakan suatu usaha baru yang mungkin belum pernah dipikirkan oleh orang lain. Adakalanya juga mereka tidak sengaja untuk menjadi wirausaha atau dimulai dari sebuah hobi. Misalnya seseorang yang memiliki hobi memasak, bila ia memiliki modal dan kemauan untuk mengembangkan bakatnya tersebut ia dapat membuka usaha catering. Secara umum latar belakang seseorang ingin menjadi wirausahawan antara lain: adanya kebutuhan untuk berhasil, keinginan untuk mengambil resiko, percaya diri, dan adanya keinginan yang kuat untuk berbisnis.

Kebutuhan untuk berhasil

Tiap-tiap orang berbeda dalam tingkat kebutuhan atas suatu keberhasilan yang ingin dicapainya. Ada orang yang merasa cukup puas dengan status yang dimiliki saat ini, sebaliknya ada juga orang yang menginginkan keberhasilan yang tinggi. David McClelland, seorang psikolog menemukan bahwa ada hubungan atau korelasi positif antara kebutuhan akan keberhasilan dan aktivitas wirausaha. Menurut pendapatnya, seorang wirausaha memiliki tingkat kebutuhan akan keberhasilan yang lebih tinggi daripada orang lain. Karakteristik wirausahawan tersebut tampak dari kepribadian yang ambisius.

Keinginan untuk mengambil resiko

Wirausaha memiliki resiko yang berbeda-beda antara satu dan yang lainnya. Ada yang berani mengmbil resiko dengan menginvestasikan uang miliknya, ada pula yang mempertaruhkan karier yang telah dirintisnya. Tekanan dan waktu yang dibutuhkan untuk memulai dan menjalankan bisnisnya juga mendatangkan resiko bagi keluarganya.

Percaya Diri

Bila orang memiliki kepercayaan diri yang besar, mereka akan merasa mampu untuk menghadapi tantangan yang ada. J.B Rotter, seorang psikolog mengatakan bahwa seorang wirausaha yang mempercayai bahwa kesuksesan tergantung pada usaha mereka sendiri mempunyai pengendalian yang disebut internal locus of control (kepercayaan bahwa kesuksesan seseorang tergantung pada usahanya sendiri). Sebaliknya bila seorang wirausaha merasa bahwa hidupnya dikendalikan oleh besarnya keberuntungan atau nasib, mempunyai pengendalian yang disebut external locus of control. Hal lain yang melatarbelakangi seseorang untuk menjadi wirausaha adalah adanya keinginan dari dalam diri yang kuat untuk berbisnis.

 

Ada beberapa langkah yang mesti Anda siapkan untuk menjadi seorang wirausahawan, yaitu:

  1. mempersiapkan mental
  2. memiliki kemauan yang kuat untuk berhasil
  3. selalu mengembangkan ide dan kreativitas
  4. memiliki kemauan untuk belajar
  5. membangun komunikasi dan jaringan atau networking
  6. memiliki modal usaha

Manfaat Wirausahawan

Kegiatan kewirausahaan dapat membantu perekonomian menjadi lebih baik. Masyarakat yang menekuni bidang wirausaha seperti ini akan menciptakan banyak peluang kerja sehingga menyerap banyak tenaga kerja. Sebagai contoh, pada sebuah acara tayangan televisi kita lihat ada seorang pembuat kerajinan tangan dari bahan fiber glass. Awalnya ia hanya mempekerjakan empat orang karyawan, tetapi seiiring perkembangan usahanya, jumlah karyawannya menjadi 20 orang. Dari contoh nyata ini dapat kita lihat bagaimana kewirausahaan menciptakan dan menyerap tenaga kerja.

Hal lain adalah peran kewirausahaan yang sangat besar tidak hanya pada masyarakat pada umumnya. Pemerintah, lembaga non profit, dan LSM, serta perusahaan swasta juga memerlukan kewirausahaan, atau disebut sebagai intrapreneurship, yaitu entrepreneurship yang ada dalam organisasi, misalnya mustika ratu dan grup jawa pos.

Kewirausahaan memiliki empat manfaat sosial; memperkuat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produktivitas, menciptakan teknologi, produk dan jasa baru, serta mengubah dan meremajakan pasar.

  1. Pertumbuhan Ekonomi. Dengan kewirausahaan, dapat menciptakan lowongan pekerjaan baru bagi masyarakat. Contohnya dalam bidang elektronika yang berdiri kurang dari 5 tahun akan lebih menciptakan pekerjaan daripada perusahaan yang sudah berdiri lebih dari 20 tahun. Dengan meningkatnya penciptaan pekuang atau lapangan pekerjaan baru akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara.
  2. Produktivitas. Yaitu kemampuan untuk menghasilkan lebih banyak barang dan jasa dengan tenaga kerja dan input lain yang lebih sedikit. Fungsi wirausaha adalah menjalankan aset organisasi untuk mendesain, menguji dan menghasilkan produk baru.
  3. Teknologi, Produk dan Jasa baru. Kewirausahaan memainkan peran penting dalam memajukan perubahan teknologi, produk dan jasa inovatif. Contoh usaha inovatif yang dihasilkan dari kewirausahaan misalnya: penemuan radio FM, penisilin, mesin fotocopy, bolpen dan lain-lain. Kewirausahaan juga menciptakan revolusi industri pada abad kedelapan belas, yaitu industri penenunan kain dari kapas di Inggris yang awalnya diimpor dari India. Karena kapasitas mesin terbatas, maka kuantitas kain yang dihasilkan tidak maksimal. Proses yang panjang dari penenunan kain tersebut pada akhirnya menciptakan suatu mesin pintal yang meningkatkan kapasitas produksi.
  4. Perubahan Pasar. Dengan globalisasi akan menciptakan pasar baru yang sebelumnya tidak mendapat perhatian dari pengusaha lain. Contohnya pasar komputer yang awalnya dikuasai oleh IBM mendapat pesaing dari microsoft serta Apple computer.

 

 

 

 

 

Bisnis dan Lingkungannya

Inisiasi 1

Bisnis dan Lingkungannya

Pengertian Bisnis

Bisnis adalah suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa untuk mendapatkan profit. Bisnis dapat pula diartikan sebagai sebuah kegiatan atau usaha, atau aktivitas terpadu yang meliputi pertukaran barang, jasa, atau uang yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih dengan maksud memperoleh manfaat atau keuntungan. Dengan demikian bisnis merupakan proses sosial yang dilakukan oleh setiap individu atau kelompok melalui proses penciptaan dan pertukaran kebutuhan dan keinginan akan suatu produk tertentu yang memiliki nilai atau memperoleh manfaat atau keuntungan.

Lingkungan bisnis dibedakan atas 2, yakni lingkungan internal dan eksternal.

  1. Lingkungan internal terdiri atas karyawan, manajemen, pemegang saham, modal dan peralatan fisik, serta informasi.
  2. Lingkungan eksternal terdiri dari dua komponen, yakni lingkungan khusus dan umum.
  • Lingkungan khusus, meliputi konsumen, pemasok, pesaing, dan kreditor.
  • Lingkungan umum, meliputi berbagai faktor, antara lain kondisi ekonomi, politik dan hukum, sosial budaya, demografi, serta teknologi dan kondisi globalisasi.

Bisnis dan Sistem Ekonomi

Bisnis adalah suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa untuk mendapatkan profit. Di mana yang dimaksud dengan profit adalah perbedaan antara pendapatan suatu bisnis dan beban-bebannya.

Sistem ekonomi adalah sistem suatu negara untuk mengalokasikan sumber dayanya di antara warga negaranya baik individu maupun organisasi.

Faktor-faktor produksi adalah sumber daya yang digunakan dalam produksi barang dan jasa, yaitu tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan, sumber daya alam, dan sumber daya informasi.

Ada 3 jenis sistem ekonomi, yakni planned economy (perekonomian terpimpin), market economy (perekonomian pasar), dan mixed market economy (perekonomian pasar campuran).

Mengevaluasi Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi dapat dievaluasi melalui pencapaian tujuan-tujuan perekonomian. Setiap sistem ekonomi memiliki 3 tujuan utama, yaitu:

  1. Stabilitas, merupakan kondisi dimana keseimbangan antara kesediaan uang dalam suatu ekonomi dan barang yang diproduksi didalamnya meningkat pada tingkat yang sama.
  2. Full employment, bahwa setiap orang yang ingin bekerja memiliki peluang untuk mendapatkannya. Didallam realitasnya full employment tidak mungkin  terjadi karena distribusi orang dan pekerjaan tidak persis sama. Hal ini menjadikan perekonomian suatu negara selalu dihadapkan pada masalah tingkat pengangguran.
  3. Pertumbuhan, pada umumnya menjadi tujuan mendasar sebagian besar sistem ekonomi. Pertumbuhan adalah peningkatan jumlah barang dan jasa yang diproduksi oleh sumberdaya negara.

Etika Bisnis

Etika adalah kepercayaan tentang apa yang benar dan salah atau baik dan buruk dalam tindakan yang mempengaruhi yang lain. Sedangkan perilaku etis adalah tingkah laku yang disesuaikan terhadap norma sosial yang diterima secara umum berkenaan dengan tindakan yang berguna dan berbahaya.

Ada model 3 langkah sederhana untuk melakukan penilaian etika untuk situasi yang muncul selama aktivitas bisnis, yakni:

  1. mengumpulkan informasi relevan yang sesungguhnya;
  2. menganalisis fakta-fakta untuk menetapkan nilai moral yang paling sesuai;
  3. membuat keputusan etik berdasarkan pada kebenaran atau kesalahan dari kebijakan atau aktivitas yang dimaksudkan.

Tangung jawab sosial merupakan penerimaan manajemen terhadap kewajiban untuk mempertimbangkan laba, kepuasan pelanggan, dan kesejahteraan sosial sebagai nilai sepadan dalam mengevaluasi kinerja perusahaan.

Tanggung jawab sosial perusahaan terhadap stakeholder, yakni meliputi tanggung jawab kepada konsumen, karyawan, investor, pemasok, dan komunitas lokal di mana bisnis berada. Empat area tanggung jawab organisasi terdiri tanggung jawab ke depan terhadap lingkungannya, konsumennya, karyawannya, dan investornya.

 

‘Selamat Belajar Semoga Sukses’

 

 

 

Perangkat Keras Komputer

 

 

Komponen penyusun perangkat keras utama dari suatu sistem komputer terdiri dari:

  1. Unit Masukan
  2. Unit Memori
  3. Unit Pusat Pemrosesan
  4. Unit Perhitungan dan Penalaran
  5. Unit Keluaran

A. Unit Masukan

Adalah bagian dari sistem komputer yang bertugas untuk menerima perintah atau data dari luar dan selanjutnya masuk ke dalam komputer, yang terdiri dari berbagai jenis alat yaitu:

  1. Papan Ketik (keyboard) adalah tombol mesin ketik biasa, tombol numerik dan kelompok tombol fungsi. Pada umumnya semua komputer yang sekarang terdapat di pasaran mempunyai keyboard yang terpisah (detachable). Susunan huruf-hurufnya sama dengan susunan pada mesin tik dan lazimnya disebut standar ”QWERTY”, karena jika kita perhatikan kata qwerty adalah urutan dari huruf q sampai dengan y.
  2. Pembaca Kartu (Card Reader)

Digunakan untuk membaca kartu plong (punch card) dengan kecepatan membaca bervariasi, misalnya membaca 300 kartu per menit, 500 kartu per menit dsb. Kelemahan penggunaan kartu plong adalah apabila kartu tersebut sudah berlubang, maka lubang tersebut tidak dapat ditutup lagi dan kartu tersebut tidak dapat dipakai lagi.

  1. Pembaca dengan Cahaya

adalah alat masukan yang bekerja membaca data dengan menggunakan cahaya. Jenis alat-alatnya adalah:

  • OMR (Optical Mark Reader)

Adalah alat masukan yang membaca lembaran-lembaran kertas yang sudah diberi tanda dengan pensil yang ketebalannya cukup dan menggunakan kertas yang mempunyai kualitas tertentu. Biasanya peralatan ini digunakan untuk tes-tes yang menggunakan formulir-formulir tes yang diisi oleh manusia dan dibaca oleh alat ini. Data yang dibaca oleh alat ini diterjemahkan dalam kode-kode tertentu, kemudian ditransfer ke dalam CPU.

  • Pena Cahaya (Light Pen)

Adalah alat yang berbentuk seperti pena yang disambung kabel di belakangnya dan kabel tersebut dihubungkan langsung dengan komputer.

  • Scanner

Adalah alat yang bentuknya mirip dengan OMR dan dipakai untuk membaca sebuah dokumen yang tertulis pada sebuah kertas dengan cara melewatkan kertas tersebut pada alat ini.

 

 

 

 

  1. Pembaca dengan media mekanis
  • Joystik

Adalah alat yang mempunyai tombol seperti sebatang tongkat yang digerakkan sampai 3600 dan dipakai untuk memberikan masukan pada permainan komputer, seperti permainan pertempuran ruang angkasa, permainan maling yang dikejar polisi dan lain-lain.

  • Mouse

Adalah alat kecil yang digenggam dengan telapak tangan untuk mengendalikan sebuah tanda yang biasanya berupa anak panah pada layar komputer dengan cara menggerak-gerakkan di atas meja.

  1. Pembaca dengan Media Suara

Dengan media ini, perintah-perintah diberikan dengan kata-kata dan komputer sudah dapat mengerti.

  1. Pembaca dengan media magnetis
  • Digitizer adalah alat yang digunakan untuk memindahkan gambar dari suatu media ke komputer.
  • MICR (Magnetic Ink Recognition) adalah alat yang membaca tulisan yang ditulis dengan tinta khusus yaitu tinta magnetis. Alat ini dapat membaca data input langsung dari dokumen-dokumen seperti check, invoice dan lain-lain dengan menggunakan tinta-tinta khusus yaitu magnetic ink characters yang diciptakan oleh American Bankers Association. Mesin ini diciptakan khusus untuk digunakan oleh perusahaan-perusahaan terutama Perbankan dalam melayani publik atau para langganannya. Alat ini memungkinkan penyortiran data sesuai dengan yang diinginkan. Pengolahan datanya langsung dikontrol oleh CPU.
  1. Pembaca Khusus

Adalah alat masukan yang dirancang secara khusus untuk fungsi khusus. Sebagai contoh, ATM (Automatic Teller Machine).

 

B. Unit memori

Tahun 1945, memori komputer menggunakan cincin magnetis (magnetic core).

Tahun 1970, komputer sudah menggunakan MOS (Metal Oxide Semi Conductor) sebagai memori, dengan ciri-ciri bentuk lempengannya sangat kecil, kapasitas simpannya sangat besar dan harganya murah.

Memori adalah tempat menampung atau menyimpan data/program yang akan atau telah diolah oleh CPU. Pada umumnya, memori dan storage dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu ROM, RAM, dan Main Storage.

ROM (Read Only Memory) adalah memori yang isinya dibuat dan ditentukan oleh pabrik dan tidak dapat diubah atau dihapus oleh pemakai komputer, tetapi hanya dapat dibaca. Keuntungan dari ROM adalah bila komputer dimatikan maka isinya tidak hilang dan bila dinyalakan lagi, isinya masih tetap ada dan sama. ROM bersifat Volatile atau permanen. ROM dapat berisi program atau instruksi tertentu misalnya bila komputer dinyalakan maka program tersebut melaksanakan tugas-tugas dalam komputer.

RAM (Random Access Memory) adalah suatu memori yang selain dapat dibaca juga dapat dipakai untuk menulis. Kerugian dari RAM adalah bila listrik dipadamkan atau tiba-tiba padam, maka semua data-data yang berada di RAM akan hilang atau terhapus semua. RAM bersifat Volatile atau permanen. Berdasarkan bahan dasar pembuatan, RAM dikelompokkan dalam 2 (dua) bagian utama yaitu Static RAM dan Dynamic RAM.

Main Storage atau dapat dikatakan storage berguna untuk menyimpan program, data-data yang akan dimasukkan ke komputer atau data hasil pengolahan CPU. Pada umumnya, bentuk dari storage berupa disk dan tape.

 

C. Unit Pusat Pemrosesan

Alat yang dipakai pada unit pusat pemrosesan adalah CPU (Central Proccessing Unit) atau disebut prosesor. CPU adalah inti atau otak sebuah komputer. Prosesor dapat dibedakan dari perbedaan jumlah data busnya. Misalnya ada prosesor 8 bit, ini berarti prosesor tersebut memiliki 8 data bus.

CPU mengontrol semua kegiatan di dalam komputer termasuk melaksanakan semua instruksi-instruksi yang diberikan kepadanya. CPU terdiri dari 2 (dua) bagian yaitu:

  1. Arithmethic & Logical Unit (ALU) adalah bagian yang melaksanakan pekerjaan seperti perhitungan-perhitungan, pemindahan data, penyatuan data, pemilihan data, penyusunan data, dsb.
  2. Control Unit/Section adalah bagian yang bertugas untuk mengontrol dan mengkoordinir keseluruhan sistem komputer dalam melakukan pengolahan data.

 

 

 

 

D. Unit Perhitungan dan Penalaran

Unit ini dilakukan oleh Arithmethic & Logical Unit (ALU) yang melaksanakan pengolahan data secara fisik yaitu, penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian juga logical operations. Dalam pelaksanaan pengolahan, maka ALU membagi jenis operasi dalam 4 (empat) jenis yaitu:

  1. Decimal Arithmetic (biasanya dihubungkan dengan aplikasi bisnis)
  2. Fixed-point Arithmetic (dihubungkan dengan aplikasi ilmiah)
  3. Floating-point Arithmetic (dihubungkan dengan aplikasi ilmiah)
  4. Logical-Operations

E. Unit Keluaran

Adalah unit yang bertugas untuk mengeluarkan hasil-hasil olahan dari komputer ke media yang dapat dibaca oleh orang.

Jenis Unit Keluaran adalah:

  1. Layar Tampilan adalah alat keluaran yang dapat menampilkan hasil olahan komputer dengan cepat dan diatur dengan warna yang menarik. Keuntungan Layar Tampilan adalah:
  • Tidak dibutuhkannya media yang hanya sekali pakai
  • Dapat menggambar berbagai macam karakter, berbagai   macam gambar dan dapat untuk membuat permainan komputer
  • Pencetak Matrik Titik (Dot Matrix Printer) adalah pencetak yang digunakan untuk menggambar huruf-huruf dengan menggunakan metode kombinasi titik-titik yang berbentuk matrik. Keuntungan pencetak matrik adalah:
  1. Pencetak (printer)

–    mencetak huruf dengan bermacam-macam variasi

–    menggambar bermacam-macam bentuk

Kerugian pencetak ini adalah kualitas hurufnya tidak terlalu bagus

Ciri-ciri pencetak ini adalah:

–    lebar 80 kolom huruf standar atau 132 kolom

–    kecepatannya bervariasi ada yang 200 KPD (karakter per detik) dan 60 KPD

  • Pencetak roda putar (Daisy Wheel Printer)

Keuntungan pencetak ini adalah

–    Tulisan yang dihasilkan bagus dan tajam

–    Kualitas sama dengan mesin ketik elektrik biasa

Kerugiannya yaitu variasi hasil cetakan terbatas tergantung dengan variasi huruf yang terdapat pada roda putar.

  • Pencetak baris (line printer) adalah pencetak yang mempunyai tinggi, berkisar antara 500 KPD sampai dengan 3000 KPD yang bekerja dengan menggunakan pita baja yang mempunyai mata cetak.
  • Pencetak Laser (Laser Printer) adalah pencetak dengan kecepatan kerja yang sangat tinggi  sampai mencapai 10.000 KPD yang sistem penulisannya dengan menggunakan sinar laser. Keuntungan pencetak ini adalah:

–    kualitas hurufnya bagus

–    dapat mencetak berbagai macam jenis gambar dengan kualitas yang bagus

  • Mesin Ketik Listrik biasa

Kerugiannya cara kerjanya lambat

  • Letter Quality adalah printer yang dapat mencetak dengan kualitas seperti mesin tik listrik, jadi tulisannya padat dan jelas.

Kelemahannya adalah:

–    kecepatan mencetak sangat rendah, dengan kecepatan rata-rata antara 18 hingga 80 karakter per detik

–    tidak dapat mencetak grafik

  • Thermal Printer. Kualitas printer ini sama dengan dot matrix printer karena prinsip dan cara mencetaknya sama, hanya saja thermal printer menggunakan panas bukan tekanan atau impact. Keuntungan dari printer ini adalah

–                                                                                                    suaranya lebih tenang

–    mempunyai kecepatan tinggi yaitu 6 halaman per menit Kelemahannya adalah harus menggunakan kertas khusus, sekalipun model yang baru telah menggunakan kertas biasa.

  • Ink Jet Printer. Berbeda dengan printer yang sebelumnya yang menggunakan pita karbon dan dot matrix yang menekan titik-titik pada kertas, maka ink jet printer menggunakan tinta untuk titik-titik tersebut, kemudian ”penyemprotannya” diatur dengan muatan listrik, sehingga tinta yang mencetak pada kertas sesuai dengan huruf atau gambar yang telah ditentukan. Keuntungan dari printer ini adalah

–    suara lebih tenang

–    mempunyai kecepatan tinggi yaitu sampai dengan 270 cps

–    dilengkapi dengan tinta berwarna sehingga dapat menghasilkan grafik maupun peta-peta yang berwarna-warni

–    memiliki gambar yang warnanya tidak mudah pudar

Kelemahannya adalah harus menggunakan kertas khusus, sehingga cetakan harus kering sebelum warna lain menimpanya.

  1. Penggambar (Plotter) adalah alat keluaran yang menghasilkan gambar dengan garis kontinu dan beraneka warna yang digunakan untuk menampilkan grafik, diagram dan lain-lain. Perbedaannya dengan printer adalah pada printer, hasil gambarnya terdiri dari titik-titik (terputus-putus tetapi menyambung) dengan menggunakan sistem digital. Sedangkan plotter menggambar dengan menggunakan sistem analog yaitu garis yang bersambung. Contoh plotter grafik yang berupa analog adalah ECG yaitu Electro Cardiograph (alat yang digunakan untuk mengetahui potensial dari denyutan jantung) atau jarum seismograph yang mencatat getaran bumi.

 

Selain kelima komponen pokok tersebut, masih ada perangkat keras bantu komputer yang terdiri dari perangkat keras penyimpan dan perangkat keras untuk komunikasi data.

Manfaat perangkat keras bantu komputer adalah sebagai media kerja dan sebagai penyimpan.

Jenis-jenis perangkat keras bantu adalah:

  1. Cakram magnetis yang terdiri dari cakram lentur, cakram tetap dan cakram kaku yang dapat diambil. Keunggulan cakram ini adalah dapat dibaca langsung dan mempunyai kapasitas besar

Kerugiannya adalah biayanya lebih mahal daripada pita magnetis untuk kapasitas simpan yang sama.

  1. Pita magnetis adalah alat yang digunakan untuk menyimpan arsip-arsip yang harus disimpan untuk waktu yang lama atau untuk mengirim data dari suatu tempat ke tempat yang lain. Keuntungan pita magnetis adalah kapasitas simpan yang besar, harga murah dan mudah untuk dibawa. Kerugiannya adalah tidak dapat dibaca secara akses langsung sehingga tidak tepat kalau dipakai sebagai media kerja.
  2. Unit bantu yang lain yaitu drum magnetis, cakram optis dan lain-lain.

 

 

 

Sumber:

–    J Longkutoy John, 1986, Pengenalan Komputer, PT. Mutiara Sumber Widya Offset, Jakarta.

–    Soen I Siauw, 1987, Belajar Sendiri Personal Computer, PT Elex Media Komputindo, Jakarta.

–    Drs. Daryanto, 2003, Pengetahuan Dasar Ilmu Komputer, Yrama Widya, Bandung.

 

 

Cara Kerja Komputer

CARA KERJA KOMPUTER

 

I. Klasifikasi Komputer

Jenis komputer dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

A. Komputer menurut perkembangannya:

Seperti yang telah disampaikan pada Topik I baik penjelasan, ciri-ciri maupun contohnya, menurut perkembangannya komputer dibagi menjadi

Komputer generasi pertama

Komputer generasi kedua

Komputer generasi ketiga

Komputer generasi keempat

Komputer generasi kelima

B. Komputer menurut cara kerjanya:

Komputer Analog adalah komputer yang dapat mengolah data secara kualitatif dan bekerja dengan menggunakan sistem kontinyu. Keuntungannya adalah harganya relatif murah, sedangkan kekurangannya komputer ini tidak terlalu teliti dalam melakukan perhitungan. Komputer ini biasanya digunakan untuk mengontrol suatu mesin lainnya dalam hal memproduksi barang dan perhitungan-perhitungan teknik.

Komputer Digital adalah jenis komputer yang dapat mengolah data secara kuantitatif dan bekerja dengan menggunakan sistem digital. Jenis data yang diolahnya dapat berupa:

  • Angka (numeric) yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
  • Abjad (alphabetic) yaitu A,a, B,b, C,c, D,d, E,e, F,f, dan seterusnya sampai Z,z
  • Gabungan abjad dan huruf (alphanumeric), spesial karakter yaitu *, /, +, dan sebagainya
  • Arus on/off untuk scientific dan business
  • Komputer digital dapat bekerja dengan cepat sekali serta mempunyai ketelitian yang sangat tinggi.

Komputer Hybrid adalah komputer yang bisa mengolah data secara kualitatif dan kuantitatif. Jadi dalam hal ini komputer Hybrid adalah gabungan komputer digital dan komputer analog. Komputer ini memakai kedua sistem listrik secara bersama-sama.

C. Komputer menurut fungsinya:

General Purpose Computer adalah komputer untuk penggunaan umum. Contohnya adalah komputer yang digunakan di perusahaan, toko-toko dan lain-lain. Komputer ini biasanya digunakan untuk membantu perhitungan teknik maupun untuk pengolahan administrasi.

Special Purpose Computer adalah komputer untuk penggunaan khusus (dipakai untuk suatu hal khusus). Contohnya adalah komputer yang dipasang di RUDAL yang dirancang secara khusus sesuai dengan kebutuhan.

 

D. Klasifikasi menurut ukuran kapasitasnya:

Komputer Mikro, pada umumnya bekerja secara single user yaitu pada satu saat komputer hanya bisa melayani seorang user.

Ciri-ciri komputer mikro adalah:

  • Ukuran fisiknya sebesar kalkulator sampai dengan yang berukuran 0,5 meter x 0,5 meter x 0,5 meter.
  • Kapasitas memorinya bervariasi dari 65 KB, 256 KB, 512 KB, 3000 KB, atau 3 MB dan sebagainya.
  • Kapasitas penyimpan magnetisnya bervariasi dari 100 KB sampai 40 juta byte.
  • Harganya murah dan kemampuannya cukup banyak.

Contoh komputer mikro adalah IBM PC, APPLE II, JANGGER, GARUDA dan lain-lain.

Komputer Mini

Pada umumnya bekerja secara multi user yaitu pada satu saat yang sama, komputer dapat melayani lebih dari satu user.

Ciri-ciri komputer mini adalah:

  • Mempunyai kemampuan beberapa kali lebih besar daripada komputer mikro.
  • Kapasitas memorinya paling kecil 128 KB dan dapat mencapai 16 MB atau lebih.
  • Kapasitas penyimpan magnetisnya dapat mencapai ratusan juta byte.

Contoh komputer mini adalah IBM S/38, MINI VAX dan lain-lain. Komputer mini mulai dipasarkan tahun 1960. Komputer mini yang dipasarkan di Indonesia, antara lain dari pabrik-pabrik PHILIPS, ICL, WANG, NCR dan lain-lain.

Komputer Medium

Ciri-ciri komputer medium:

  • Mempunyai kemampuan beberapa kali lebih besar dari komputer mini.
  • Kapasitas memorinya paling kecil 512 KB dan dapat mencapai 36 MB atau lebih.

Contoh komputer medium adalah IBM 4381, IBM 370/145, IBM 370/155, IBM 370/165, dan sebagainya.

Komputer Maxi

Ciri-ciri komputer Maxi adalah kapasitas memorinya mencapai 64 MB.

Contoh komputer maxi adalah komputer IBM 3081, IBM 3083, IBM 308x.

Pabrik komputer yang mengembangkan sistem besar antara lain CDC, FUJITSU, UNISYS, HONEYWELL dan sebagainya.

Komputer maxi dapat menangani data jutaan orang sekaligus dan biasanya dipakai oleh perusahaan penerbangan dalam pemesanan tempat.

Super Komputer / Komputer Super

Penjelasan yang lebih detail ada di Topik I. Komputer super mempunyai prosesor lebih dari satu dan dapat bekerja bersama-sama. Kecepatan komputer super mencapai 1 milyar operasi per detik (1 giga operations per second = 1 GOPS).

Pabrik komputer terkenal yang telah memasarkan komputer di Indonesia antara lain, IBM, FUJITSU, NCR, UNIVAC, ICL, WANG, PHILIPS, HONEYWELL, APPLE, NEC dan lain-lain.

 

 

 

 

II. Komputer Digital

A. Sistem Digital

Komputer Digital bekerja dengan menggunakan sinyal yang berbentuk pulsa. Kondisi adanya pulsa listrik ditandai dengan listrik menyala dan dinyatakan dengan sandi 1. Sedangkan kondisi tidak adanya pulsa ditandai dengan listrik padam dan dinyatakan  dengan sandi 0. Komputer digital jika melakukan perhitungan, dengan menggunakan sistem BINER yaitu sistem bilangan yang berbasis 2 dan hanya memiliki 2 simbol saja yaitu simbol bilangan 0 dan simbol bilangan 1. Bilangan biner 0 dan 1 dinamakan BIT, jadi bilangan biner 101101 dikatakan 6 BIT. Penulisan sistem bilangan biner menggunakan fungsi polinomial dengan basis 2.

Sebagai contoh, bilangan 1110 artinya 1*23 + 1*22 + 1*21 + 0*20 = 8 + 4 + 2 + 0 = 14 dengan basis 10.

 

B. Sistem Bilangan

Selain sistem BINER, suatu sistem komputer mengenal beberapa sistem bilangan, yaitu:

Sistem Decimal

adalah sistem bilangan dengan menggunakan 10 macam simbol bilangan yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9. Bilangan sepuluh dinyatakan dengan simbol gabungan 0 dan 1 dan ditulis dengan cara X10. Selanjutnya bilangan ditulis dengan 11, 12, 13, 14 dan seterusnya. Cara penulisan bilangan decimal biasanya menggunakan fungsi polinomial yang terdiri dari:

  • Bilangan bulat, dengan rumus: Y = …+ D*X3 + C*X2 + B*X1 + A*X0

dengan         DCBA adalah bilangannya

X adalah basis bilangannya

Y adalah nilai bilangannya

* adalah lambang operasi perkaliannya

Sebagai contoh,

bilangan 532, artinya (5*102 + 3*101 + 2*100 ) = 500 + 30 + 2

= 532

  • Bilangan pecahan, dengan rumus: Z =…+ S*X-4 + R*X-3 + Q*X-2 + P*X-1

dengan         PQRS adalah bilangannya

X adalah basis bilangannya

Z adalah nilai bilangannya

Sebagai contoh, bilangan 0,4576,

artinya      6*10-4 + 7*10-3 + 5*10-2 + 4*10-1

= 0,0006 + 0.007 + 0,05 + 0,4 = 0,4576

Sistem Octal

adalah salah satu sistem bilangan yang pada umumnya digunakan pada sistem komputer yang mengerjakan masalah-masalah scientific (scientific oriented computer). Bilangan octal mempunyai base radix, absolute digit / value dan positional value. Base dari sistem bilangan octal adalah 8, yang disesuaikan dengan jumlah simbol angkanya (absolute value) yang terdiri dari 8 simbol, yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7. Positional value dimulai dari kanan ke kiri yaitu 80, 81, 82, 83, 84 dan seterusnya.

Sebagai contoh, bilangan 5276

Positional value 84 83 82 81 80

Absolute value 5         2        7       6

5×512  2×64  7×8  6×1

2560 + 128 + 56 + 6 = 2750

Sistem Hexadecimal

Perkataan hexadecimal berasal dari kata hexagon yang berarti 6, dan decimal yang berarti 10. Jadi hexadecimal berarti 16 yang dijadikan basenya, karena absolute digit/value-nya terdiri dari 16 simbol/angka. Dengan demikian maka positional value-nya mulai dari kanan ke kiri yaitu: 160, 161 ,162, 163 dan seterusnya.

Absolute digit untuk hexadecimal terdiri dari:

  • Sepuluh simbol pertama sama dengan simbol-simbol atau angka-angka desimal yaitu 0, 1, 2, 3 sampai dengan 9
  • Enam simbol berikutnya (yang mempunyai nilai 10 sampai dengan 15 dalam desimal), menggunakan huruf-huruf yang mengikuti abjad dari huruf A s/d F, dengan nilai desimal A = 10, B =11, C = 12, D = 13, E = 14 dan F = 15.

Sebagai contoh, bilangan 2A7

Positional value 163 162 161 160

4096 256  16    1

Absolute digit/value 2A7

Nilai                            2*256 + 10*16 + 1*7

512 + 160 + 7 = 679

atau bisa dihitung dengan cara   2*162 + A*161 + 7*160

= 2*256 + 10*16 + 7*16

= 679

 

EBCDIC adalah Perjanjian Internasional yang menyatakan setiap huruf (karakter) disandikan dengan 8 bit. Satuan 8 bit disebut 1 BYTE.

Sebagai contoh:

 

Karakter Kode BIT
A 1100 0001
B 1100 0010
C

Dst

1100 0011

 

 

ASCII adalah Perjanjian Internasional yang menyatakan setiap huruf (karakter) disandikan dengan 7 bit. Satuan 7 bit disebut 1 BYTE.

Sebagai contoh:

 

Karakter Kode BIT
A 100 0001
B 100 0010
C

Dst

100 0011

 

 

 

Komputer terdiri dari 3 bagian pokok yaitu

Alat Masukan (input), berfungsi untuk menerima data dari luar dan masuk ke dalam komputer.

Unit Pengolah Pusat (UPP), yaitu Central Processing Unit (CPU) yang bertugas sebagai alat pengolah data yang diterima oleh komputer.

  • UPP terdiri dari 3 (tiga) komponen yaitu Memori, Prosesor dan Unit Perhitungan dan Penalaran.

Unit Keluaran (output)bertugas untuk mencetak hasil olahan yang diperoleh sehingga dapat dimengerti oleh manusia.

Pelaksanaan pekerjan yang dilakukan oleh suatu sistem komputer dimulai dari persiapan data, pembacaan data, manipulasi data, hingga pada storing data dan penyajian informasi. Sebagai gambaran, berikut ini dijelaskan tentang tahapan pengolahan data pada komputer:

Sebelum data yang akan diolah dimasukkan dalam komputer, maka terlebih dahulu dilakukan pengalihan bentuk yaitu dari source documents (formulir-formulir yang berisi data) dialihkan ke medium perekam data seperti punched card, magnetic tape unit dan key to disk.

Instruksi yang akan digunakan untuk memerintahkan sistem komputer untuk mengolah data, pada umumnya dialihkan ke dalam bentuk punched card.

Setelah data dan instruksi/program disiapkan ke dalam media perekam datanya, maka media perekam data tersebut ditempatkan ke mesin/alat yang sesuai. Misalnya, apabila data berada dalam Magnetic Tape Unit, maka ditempatkan dalam Tape Drive, dan apabila ditempatkan dalam Disk, maka disk tersebut ditempatkan dalam Disk Drive.

Computer Operator melalui Printer Key Board/Console memberikan tanda kepada CPU untuk mulai bekerja. Control section yang berada dalam CPU memerintahkan kepada Input Unit untuk membaca instruksi/program pada card reader machine dan kemudian dialihkan ke dalam Memory/Storage Unit/Main Storage. Berdasarkan program pada main storage, selanjutnya data dibaca dan ditempatkan kembali dalam main storage. Melalui Control Section, data pada main storage dipindahkan kembali ke Arithmatic Logic Unit untuk dimanipulasi dan ditempatkan kembali ke dalam main storage.

Dengan perantaraan Control Section, hasil pengolahan yang ditempatkan pada main storage dikeluarkan melalui Output Unit yang ditentukan oleh program misalnya, Tape Drive, Disk Drive, Punched Card untuk menghasilkan informasi yang sesuai dengan program.

Pekerjaan ini akan dilakukan kembali terhadap data berikutnya hingga data dalam Input Unit habis diolah.

 

Sumber:

–    J Longkutoy John, 1986, Pengenalan Komputer, PT. Mutiara Sumber Widya Offset, Jakarta.

–    Tutang, 2002, Pengenalan Komputer Bagi Pemula, D@TAKOM Lintas Buana, Jakarta.

–    Soen I Siauw, 1987, Belajar Sendiri Personal Computer, PT Elex Media Komputindo, Jakarta.