Cara Kerja Komputer

CARA KERJA KOMPUTER

 

I. Klasifikasi Komputer

Jenis komputer dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

A. Komputer menurut perkembangannya:

Seperti yang telah disampaikan pada Topik I baik penjelasan, ciri-ciri maupun contohnya, menurut perkembangannya komputer dibagi menjadi

Komputer generasi pertama

Komputer generasi kedua

Komputer generasi ketiga

Komputer generasi keempat

Komputer generasi kelima

B. Komputer menurut cara kerjanya:

Komputer Analog adalah komputer yang dapat mengolah data secara kualitatif dan bekerja dengan menggunakan sistem kontinyu. Keuntungannya adalah harganya relatif murah, sedangkan kekurangannya komputer ini tidak terlalu teliti dalam melakukan perhitungan. Komputer ini biasanya digunakan untuk mengontrol suatu mesin lainnya dalam hal memproduksi barang dan perhitungan-perhitungan teknik.

Komputer Digital adalah jenis komputer yang dapat mengolah data secara kuantitatif dan bekerja dengan menggunakan sistem digital. Jenis data yang diolahnya dapat berupa:

  • Angka (numeric) yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
  • Abjad (alphabetic) yaitu A,a, B,b, C,c, D,d, E,e, F,f, dan seterusnya sampai Z,z
  • Gabungan abjad dan huruf (alphanumeric), spesial karakter yaitu *, /, +, dan sebagainya
  • Arus on/off untuk scientific dan business
  • Komputer digital dapat bekerja dengan cepat sekali serta mempunyai ketelitian yang sangat tinggi.

Komputer Hybrid adalah komputer yang bisa mengolah data secara kualitatif dan kuantitatif. Jadi dalam hal ini komputer Hybrid adalah gabungan komputer digital dan komputer analog. Komputer ini memakai kedua sistem listrik secara bersama-sama.

C. Komputer menurut fungsinya:

General Purpose Computer adalah komputer untuk penggunaan umum. Contohnya adalah komputer yang digunakan di perusahaan, toko-toko dan lain-lain. Komputer ini biasanya digunakan untuk membantu perhitungan teknik maupun untuk pengolahan administrasi.

Special Purpose Computer adalah komputer untuk penggunaan khusus (dipakai untuk suatu hal khusus). Contohnya adalah komputer yang dipasang di RUDAL yang dirancang secara khusus sesuai dengan kebutuhan.

 

D. Klasifikasi menurut ukuran kapasitasnya:

Komputer Mikro, pada umumnya bekerja secara single user yaitu pada satu saat komputer hanya bisa melayani seorang user.

Ciri-ciri komputer mikro adalah:

  • Ukuran fisiknya sebesar kalkulator sampai dengan yang berukuran 0,5 meter x 0,5 meter x 0,5 meter.
  • Kapasitas memorinya bervariasi dari 65 KB, 256 KB, 512 KB, 3000 KB, atau 3 MB dan sebagainya.
  • Kapasitas penyimpan magnetisnya bervariasi dari 100 KB sampai 40 juta byte.
  • Harganya murah dan kemampuannya cukup banyak.

Contoh komputer mikro adalah IBM PC, APPLE II, JANGGER, GARUDA dan lain-lain.

Komputer Mini

Pada umumnya bekerja secara multi user yaitu pada satu saat yang sama, komputer dapat melayani lebih dari satu user.

Ciri-ciri komputer mini adalah:

  • Mempunyai kemampuan beberapa kali lebih besar daripada komputer mikro.
  • Kapasitas memorinya paling kecil 128 KB dan dapat mencapai 16 MB atau lebih.
  • Kapasitas penyimpan magnetisnya dapat mencapai ratusan juta byte.

Contoh komputer mini adalah IBM S/38, MINI VAX dan lain-lain. Komputer mini mulai dipasarkan tahun 1960. Komputer mini yang dipasarkan di Indonesia, antara lain dari pabrik-pabrik PHILIPS, ICL, WANG, NCR dan lain-lain.

Komputer Medium

Ciri-ciri komputer medium:

  • Mempunyai kemampuan beberapa kali lebih besar dari komputer mini.
  • Kapasitas memorinya paling kecil 512 KB dan dapat mencapai 36 MB atau lebih.

Contoh komputer medium adalah IBM 4381, IBM 370/145, IBM 370/155, IBM 370/165, dan sebagainya.

Komputer Maxi

Ciri-ciri komputer Maxi adalah kapasitas memorinya mencapai 64 MB.

Contoh komputer maxi adalah komputer IBM 3081, IBM 3083, IBM 308x.

Pabrik komputer yang mengembangkan sistem besar antara lain CDC, FUJITSU, UNISYS, HONEYWELL dan sebagainya.

Komputer maxi dapat menangani data jutaan orang sekaligus dan biasanya dipakai oleh perusahaan penerbangan dalam pemesanan tempat.

Super Komputer / Komputer Super

Penjelasan yang lebih detail ada di Topik I. Komputer super mempunyai prosesor lebih dari satu dan dapat bekerja bersama-sama. Kecepatan komputer super mencapai 1 milyar operasi per detik (1 giga operations per second = 1 GOPS).

Pabrik komputer terkenal yang telah memasarkan komputer di Indonesia antara lain, IBM, FUJITSU, NCR, UNIVAC, ICL, WANG, PHILIPS, HONEYWELL, APPLE, NEC dan lain-lain.

 

 

 

 

II. Komputer Digital

A. Sistem Digital

Komputer Digital bekerja dengan menggunakan sinyal yang berbentuk pulsa. Kondisi adanya pulsa listrik ditandai dengan listrik menyala dan dinyatakan dengan sandi 1. Sedangkan kondisi tidak adanya pulsa ditandai dengan listrik padam dan dinyatakan  dengan sandi 0. Komputer digital jika melakukan perhitungan, dengan menggunakan sistem BINER yaitu sistem bilangan yang berbasis 2 dan hanya memiliki 2 simbol saja yaitu simbol bilangan 0 dan simbol bilangan 1. Bilangan biner 0 dan 1 dinamakan BIT, jadi bilangan biner 101101 dikatakan 6 BIT. Penulisan sistem bilangan biner menggunakan fungsi polinomial dengan basis 2.

Sebagai contoh, bilangan 1110 artinya 1*23 + 1*22 + 1*21 + 0*20 = 8 + 4 + 2 + 0 = 14 dengan basis 10.

 

B. Sistem Bilangan

Selain sistem BINER, suatu sistem komputer mengenal beberapa sistem bilangan, yaitu:

Sistem Decimal

adalah sistem bilangan dengan menggunakan 10 macam simbol bilangan yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9. Bilangan sepuluh dinyatakan dengan simbol gabungan 0 dan 1 dan ditulis dengan cara X10. Selanjutnya bilangan ditulis dengan 11, 12, 13, 14 dan seterusnya. Cara penulisan bilangan decimal biasanya menggunakan fungsi polinomial yang terdiri dari:

  • Bilangan bulat, dengan rumus: Y = …+ D*X3 + C*X2 + B*X1 + A*X0

dengan         DCBA adalah bilangannya

X adalah basis bilangannya

Y adalah nilai bilangannya

* adalah lambang operasi perkaliannya

Sebagai contoh,

bilangan 532, artinya (5*102 + 3*101 + 2*100 ) = 500 + 30 + 2

= 532

  • Bilangan pecahan, dengan rumus: Z =…+ S*X-4 + R*X-3 + Q*X-2 + P*X-1

dengan         PQRS adalah bilangannya

X adalah basis bilangannya

Z adalah nilai bilangannya

Sebagai contoh, bilangan 0,4576,

artinya      6*10-4 + 7*10-3 + 5*10-2 + 4*10-1

= 0,0006 + 0.007 + 0,05 + 0,4 = 0,4576

Sistem Octal

adalah salah satu sistem bilangan yang pada umumnya digunakan pada sistem komputer yang mengerjakan masalah-masalah scientific (scientific oriented computer). Bilangan octal mempunyai base radix, absolute digit / value dan positional value. Base dari sistem bilangan octal adalah 8, yang disesuaikan dengan jumlah simbol angkanya (absolute value) yang terdiri dari 8 simbol, yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7. Positional value dimulai dari kanan ke kiri yaitu 80, 81, 82, 83, 84 dan seterusnya.

Sebagai contoh, bilangan 5276

Positional value 84 83 82 81 80

Absolute value 5         2        7       6

5×512  2×64  7×8  6×1

2560 + 128 + 56 + 6 = 2750

Sistem Hexadecimal

Perkataan hexadecimal berasal dari kata hexagon yang berarti 6, dan decimal yang berarti 10. Jadi hexadecimal berarti 16 yang dijadikan basenya, karena absolute digit/value-nya terdiri dari 16 simbol/angka. Dengan demikian maka positional value-nya mulai dari kanan ke kiri yaitu: 160, 161 ,162, 163 dan seterusnya.

Absolute digit untuk hexadecimal terdiri dari:

  • Sepuluh simbol pertama sama dengan simbol-simbol atau angka-angka desimal yaitu 0, 1, 2, 3 sampai dengan 9
  • Enam simbol berikutnya (yang mempunyai nilai 10 sampai dengan 15 dalam desimal), menggunakan huruf-huruf yang mengikuti abjad dari huruf A s/d F, dengan nilai desimal A = 10, B =11, C = 12, D = 13, E = 14 dan F = 15.

Sebagai contoh, bilangan 2A7

Positional value 163 162 161 160

4096 256  16    1

Absolute digit/value 2A7

Nilai                            2*256 + 10*16 + 1*7

512 + 160 + 7 = 679

atau bisa dihitung dengan cara   2*162 + A*161 + 7*160

= 2*256 + 10*16 + 7*16

= 679

 

EBCDIC adalah Perjanjian Internasional yang menyatakan setiap huruf (karakter) disandikan dengan 8 bit. Satuan 8 bit disebut 1 BYTE.

Sebagai contoh:

 

Karakter Kode BIT
A 1100 0001
B 1100 0010
C

Dst

1100 0011

 

 

ASCII adalah Perjanjian Internasional yang menyatakan setiap huruf (karakter) disandikan dengan 7 bit. Satuan 7 bit disebut 1 BYTE.

Sebagai contoh:

 

Karakter Kode BIT
A 100 0001
B 100 0010
C

Dst

100 0011

 

 

 

Komputer terdiri dari 3 bagian pokok yaitu

Alat Masukan (input), berfungsi untuk menerima data dari luar dan masuk ke dalam komputer.

Unit Pengolah Pusat (UPP), yaitu Central Processing Unit (CPU) yang bertugas sebagai alat pengolah data yang diterima oleh komputer.

  • UPP terdiri dari 3 (tiga) komponen yaitu Memori, Prosesor dan Unit Perhitungan dan Penalaran.

Unit Keluaran (output)bertugas untuk mencetak hasil olahan yang diperoleh sehingga dapat dimengerti oleh manusia.

Pelaksanaan pekerjan yang dilakukan oleh suatu sistem komputer dimulai dari persiapan data, pembacaan data, manipulasi data, hingga pada storing data dan penyajian informasi. Sebagai gambaran, berikut ini dijelaskan tentang tahapan pengolahan data pada komputer:

Sebelum data yang akan diolah dimasukkan dalam komputer, maka terlebih dahulu dilakukan pengalihan bentuk yaitu dari source documents (formulir-formulir yang berisi data) dialihkan ke medium perekam data seperti punched card, magnetic tape unit dan key to disk.

Instruksi yang akan digunakan untuk memerintahkan sistem komputer untuk mengolah data, pada umumnya dialihkan ke dalam bentuk punched card.

Setelah data dan instruksi/program disiapkan ke dalam media perekam datanya, maka media perekam data tersebut ditempatkan ke mesin/alat yang sesuai. Misalnya, apabila data berada dalam Magnetic Tape Unit, maka ditempatkan dalam Tape Drive, dan apabila ditempatkan dalam Disk, maka disk tersebut ditempatkan dalam Disk Drive.

Computer Operator melalui Printer Key Board/Console memberikan tanda kepada CPU untuk mulai bekerja. Control section yang berada dalam CPU memerintahkan kepada Input Unit untuk membaca instruksi/program pada card reader machine dan kemudian dialihkan ke dalam Memory/Storage Unit/Main Storage. Berdasarkan program pada main storage, selanjutnya data dibaca dan ditempatkan kembali dalam main storage. Melalui Control Section, data pada main storage dipindahkan kembali ke Arithmatic Logic Unit untuk dimanipulasi dan ditempatkan kembali ke dalam main storage.

Dengan perantaraan Control Section, hasil pengolahan yang ditempatkan pada main storage dikeluarkan melalui Output Unit yang ditentukan oleh program misalnya, Tape Drive, Disk Drive, Punched Card untuk menghasilkan informasi yang sesuai dengan program.

Pekerjaan ini akan dilakukan kembali terhadap data berikutnya hingga data dalam Input Unit habis diolah.

 

Sumber:

-    J Longkutoy John, 1986, Pengenalan Komputer, PT. Mutiara Sumber Widya Offset, Jakarta.

-    Tutang, 2002, Pengenalan Komputer Bagi Pemula, D@TAKOM Lintas Buana, Jakarta.

-    Soen I Siauw, 1987, Belajar Sendiri Personal Computer, PT Elex Media Komputindo, Jakarta.

 

 

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s